REFLEKSI HARI ANAK 23 JULI 2026



 

Islam adalah agama yang yang sempurna yang telah memberikan edisi khusus tentang anak. Anak adalah anugerah Allah SWT yang wajib kita syukuri dan kita didik dengan sebaik-baiknya. Karena di tangan orang tuanyalah nanti anak dibentuk untuk menyongsong kehidupan selanjutnya. Untuk itu, Islam mengajarkan mendidik anak bukan hanya dia lahir. Akan tetapi sejak ibunya mengandung sudah dididik dengan orangtuanya menjaga makanan dari yang haram, melantunkan ayat suci alquran tertentu seperti Surat Luqman, Surat Maryam, dll. Hal ini adalah dalam rangka untuk membimbing ruhaniyah pra kelahirannya, agar anak kelak tumbuh menjadi anak yang shalih shalihah dan menjadi kebanggaan orangtuanya.

Tentunya dengan harapan agar anak kelak akan tumbuh dengan memiliki kepribadian yang baik dan juga menjadi seorang yang berilmu dan juga ber akhlak. Ketika lahirpun, juga harus kita ajarkan tentang  alqur'an, fiqih, akhlak dan lain-lainnya untuk mendukung tumbuh kembang anak dan siap menyongsong dunia yang serba kompleks ini.

Di dalam kitab Lubbabul Hadis bab ketiga puluh satu, imam As-Suyuthi (911) menuliskan beberapa hadis tentang fadhilah atau keutamaan mendidik anak-anak yang perlu kita perhatikan sebagaimana berikut.

Hadis Pertama:

قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {مَا نَحَلَ وَالِدٌ وَلَدَهُ أَفْضَلَ مِنْ أَدَبٍ حَسَنٍ}.

Nabi saw. bersabda, “Tidak ada pemberian seorang ayah untuk anaknya yang lebih utama dari pada (pendidikan) tata krama yang baik.” Hadis ini diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dan imam Al-Hakim dari sahabat Amr bin Sa’id bin Ash r.a.

Hadis Kedua:

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {لِأنْ يُؤَدِّبَ الرَّجُلُ وَلَدَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أنْ يَتَصَدَّقَ بِصَاعٍ}.

Nabi saw. bersabda, “Seseorang mendidik anaknya itu lebih baik baginya dari pada ia menshadaqahkan (setiap hari) satu sha’.” Hadis ini diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dari sahabat Jabir bin Samurah r.a.

Hadis Ketiga:

وَقَالَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: {أَكْرِمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَحْسِنُوا آدَابَهُمْ}.

Nabi saw. bersabda, “Muliakanlah anak-anak kalian dan ajarilah mereka tata krama.” Hadis ini diriwayatkan oleh imam Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik r.a.

Di atas, beberapa hadits yang mungkin bisa kita jadikan renungan bahwa mendidik anak menjadi hal yang prinsipil agar mereka benar-benar siap kelak untuk menggantikan posisi kita ketika sudah tiada. 

Guru adalah pengganti peran orangtua secara formal dan peran guru tidak bisa menggantikan peran orangtua secara penuh. Karena waktu paling banyak adalah pada orangtua dalam memantau dan mengawasi tumbuh kembang anak. Guru terbatas oleh ruang dan waktu, akan tetapi peran guru menjadi sangat penting untuk mengarahkan peserta didiknya untuk mencapai cita-citanya. Guru bukan hanya membimbing jasmaniyah anak, tetapi juga ruhaniyahnya @rif

Comments

Popular posts from this blog

HARI GURU NASIONAL 2023

MASUK KEMBALI TAHUN AJARAN BARU 2026/2027